Selasa, 04 Januari 2011

Cara Perhitungan Over Time

Peraturan yang dipakai untuk menghitung upah lembur adalah Kepmen 102 tahun 2004. Menghitung upah lembur agak rumit bagi yang belum biasa menghitungnya, berikut rinciannya:

1. Untuk menghitung upah sejam adalah: 1/173 X upah sebulan

2. Apabila kerja lembur dilakukan pada hari kerja biasa:

a. Untuk jam lembur pertama dibayar sebesar 1,5 x upah sejam.
b. Untuk jam lembur selebihnya dibayar sebesar 2 x upah sejam

3. Apabila kerja lembur dilakukan pada hari istirahat mingguan dan/atau hari libur resmi untuk waktu kerja 6 hari kerja seminggu maka:

a. Perhitungan upah kerja lembur untuk 7 jam pertama dibayar 2 kali upah sejam
b. Jam kedelapan dibayar 3 kali upah sejam?
c. Jam lembur kesembilan dan kesepuluh dibayar 4

kali upah sejam.
d. Apabila hari libur resmi jatuh pada hari kerja terpendek, perhitungan upah lembur 5 jam pertama dibayar 2 kali upah sejam, jam keenam 3 kali upah sejam, dan jam lembur ketujuh dan kedelapan 4 kali upah sejam.

4. Apabila kerja lembur dilakukan pada hari istirahat mingguan dan/atau hari libur resmi untuk waktu kerja 5 hari kerja seminggu maka:

a. Perhitungan upah kerja lembur untuk 8 jam pertama dibayar 2 kali upah sejam
b. Jam kesembilan dibayar 3 kali upah sejam?
c. Jam kesepuluh dan kesebelas 4 kali upah sejam.

5. Karyawan mendapat uang makan apabila lembur dilakukan selama minimal 3 jam (di luar waktu istirahat 1 jam)

semoga bermanfaat ??



sumber

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar